Kamis 07 Desember 2017, 16:57 WIB

Toke Emas Dibuang Kawanan Rampok ke Kebun Sawit, Emas Senilai Rp1 Miliar Dibawa Kabur

Hukrim -
Toke Emas Dibuang Kawanan Rampok ke Kebun Sawit, Emas Senilai Rp1 Miliar Dibawa Kabur

Polisi saat berada di lokasi perampokan.

LANGGAM (asatunews)-  M Nasir (47) lagi sial. Pedagang emas yang ditinggal di Jalan Pahlawan Kerja, Simpang Tiga Pekanbaru ini dijarah kawanan rampok, Rabu sore kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB.

Waktu itu korban bersama Firdaus (35) dan Wati (35) pulang berjualan di Pasar Padang Luas, Langgam dengan mengendarai mobil Toyota Avanza Nopol 1858 NH. Sesampainya di Jalan Simpang Muaro Sako-Langgam, Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam, Pelalawan, mereka disalip kawanan rampok bersebo yang juga mengendarai mobil Toyota Avanza.

Sontak Firdaus yang mengemudikan mobil menghentikan laju mobilnya, belum hilang rasa kaget, dari mobil Avanza warna hitam itu turun empat pria mengunakan sebo, sambil membawa senjata api (senpi).

Dengan cepat kawanan bandit bersebo masuk kedalam mobil pedagang emas dan menodong para korban sambil berkata, 'mana emas mu,' bentak pelaku. Tapi di jawab korban tidak ada, hingga Firdaus dihantam dengan menggunakan martil.

Kondisi dibawah ancaman pistol, para kawanan rampok segera mengikat korban dan menutup mulut dan mata dengan mengunakan lakban. Setelah melumpuhkan korban, para kawanan rampok bersebo itu leluasa menggeledah korban dan mobilnya untuk mencari emas korban.

Waktu itu kawanan rampok ini berhasil menemukan segepok emas di dalam tas pinggang Nasir, serta dalam saku celana Firdaus dan dibawah jok tempat duduk. Tidak saja emas yang jadi sasaran seluruh dompet berisi uang penjualan emas dan handphone korban di ambil.        Setelah menguras harta ketiga korban di buang di kebun sawit di Jalan Maridan, Kecamatan Tenayan Raya, dengan kondisi kedua tangan dan kaki terikat serta mata dan mulut ditutup lakban. 

Kemudian para korban yang dibuang di kebun sawit berusaha melepas ikatan dan berhasil lolos, lalu keluar untuk meminta bantuan warga. Kebetulan ada mobil cold disel yang bermuatan air galon melintas, ketiga korban meminta tumpangan hingga ke Simpang Beringin, Kecamatan Bandar Sekijang, Kabupaten Pelalawan.

Warga mengetahui ada korban perampokan dibuang, segera melapor ke polisi. Mendapat laporan personil Polsek Bandar Sekijang bersama tim Sat Reskrim  Polres Pelalawan dibawa pimpinan Kasat Reskrim AKP M Faizal Ramzani SH SIK turun ke lokasi.

Berselang beberapa waktu ditemukan mobil yang ditinggal di pinggir jalan. Setelah dicek ternyata milik pedagang emas yang  baru di rampok. Sayangnya, emas seharga Rp1 miliar sudah tak ada lagi.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK melalui Kasat Reskrim AKP M Faizal Ramzani SH SIK mengaku, pihaknya masih di lapangan untuk mengejar para kawanan rampok pedangang emas tersebut.

''Mohon doanya, agar pelaku dapat segera terungkap dan sekarang kita masih di lapangan untuk melakukan penyelidikan,'' ujar Kasat Reskrim.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :