Kamis 07 Desember 2017, 16:29 WIB

Tiga ABG Tersangkut Kasus Ilog, Begini Kasusnya

Hukrim -
Tiga ABG Tersangkut Kasus Ilog, Begini Kasusnya

Sembilan tersangka Ilog yang diamankan polisi, tiga diantaranya masih ABG.

BENGKALIS (asatunews)- Tiga anak baru gede (ABG), II (17), MH (16) dan MZ (15) harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Ketiga diamankan oleh tim opsnal Polres Bengkalis bersama enam rekannya yakni NA (23), Ah (21), MN (32), Si (47), Mm (19) kemudian Af (36) karena terjerat kasus illegal logging (Ilog), Senin (6/12/2017).
     Saat penangkapan, petugas Reskrim dan Shabhara Polres Bengkalis berhasil mengamankan setidaknya 8 ton kayu olahan dari tangan pelaku. Keterangan pelaku, kayu olahan tersebut diakui berasal dari kawasan hutan di Dedap, Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.
      Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni SIK melalui Paur Humas Polres, Iptu Buha Purba kepada wartawan mengatakan, jika pihaknya ada mengamankan sembilan pelaku di duga melakukan tindak pidana ilegal logging tersebut.
        Ceritanya bermula ketika pihak Polres Bengkalis mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya praktik ilegal logging di daerahnya. Setelah mendapat informasi itu dari masayarakat, pihak Polres langsung menuju lokasi ilog di daerah Desa Kelemantan Barat, Kecamatan Bengkalis.

 Tim Polres yang dipimpin langsung oleh Kasat Resktim AKP Andrie Setiawan dibantu Kasat Sabhara AKP Basuki langsung menemukan beberapa warga yang sedang melakukan pidana illegal logging tepatnya di Pelabuhan Satu, Kanjau Desa Kelemantan Barat.

Di lokasi itu di temukan sembilan orang diduga pelaku beserta alat transportasi untuk mengangkut berupa becak sepeda motor dan kapal motor serta barang bukti kayu sekitar 8 Ton. ''Kini para pelaku masih diperiksa intensif,'' katanya.

Terkait kasus ini, penyidik juga sedang meminta keterangan para pelaku yang ditangkap. Untuk mengetahui siapa bos besar dari pembalakan tersebut.

Terpisah, Nanda Pratama, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Riau mengatakan, pihaknya akan mencoba melakukan koordinasi dengan pihak Polres Bengkalis terkait keterlibatan anak dibawah umur.

''Kalau menyangkut permasalahan keterlibatan anak-anak, pasti akan kita tangani. Nanti akan kita koordinasi kan ke pihak Polres Bengkalis,'' ungkapnya. 

 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :