Rabu 06 Desember 2017, 16:30 WIB

Bermoduskan Surat Kuasa

Kotak Infak di Jumbo Mart Jl. Delima Lenyap

Hukrim -
Kotak Infak di Jumbo Mart Jl. Delima Lenyap

Jumbo Mart Delima, Pekanbaru

Asatunews.co - Kotak infak di Swalayan Jumbo Mart, Jalan Delima, Kecamatan Tampan, diambil seorang pria yang mengaku petugas masjid, menggunakan surat kuasa.

Ada pun kotak infak tersebut ialah punya dari Masjid Nurul Limi, yang diletakkan di Swalayan Jumbo Mart tersebut.

Hal tersebut dibenarkan oleh Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan, Rabu (6/12), yang mengatakan telah terjadi tindak pidana pemerasaan dan penipuan.

Pelaku tersebut dengan inisial AN yang telah dilaporkan oleh Benful Akmal selaku pengurus Masjid Nurul Ilmi ke Polresta Pekanbaru pada Selasa (5/12).

Polius mengatakan seperti yang telah dilaporkan oleh Benful tersebut, menyampaikan bahwa peristiwa dugaan pemerasan dan penipuan yang dilakukan oleh AN telah terjadi pada Senin (27/11) sekitar pukul 17.00 WIB.

"Benful yang ketika itu belanja ke swalayan Jumbo Mart tersebut, ingin memasukkan uang ke kotak infak tersebut, sudah tidak berada di tempatnya lagi," kata Polius.

Saat ditanya terhadap penjaga swalayan, sama sekali tidak mengetahui siapa yang mengambil kotak infak tersebut. Tidak membuang waktu, Benful bersama pengurus Masjid yang lain mendatangi Swayalan Jumbo Mart untuk menanyakan terkait hilangnya kotak infak tersebut.

"Saat ditanya kepada karyawan, hanya mengatakan, ada orang yang telah mengambil kotak infak secara paksa dan mengaku sebagai pengurus masjid," pungkasnya.

Selain itu, pelaku juga membuat surat kuasa untuk mengambil kotak infak tersebut. "Karena adanya surat kuasa, pihak Jumbo Mart pun langsung memberikannya," sebut Kasubbag.

Atas kejadian tersebut, masjid Nurul Ilmi pun mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. "Atas kejadian tersebut, yang laporan sudah kami terima dan sedang dilakukan penyelidikan," tutupnya.

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :