Rabu 06 Desember 2017, 16:37 WIB

21 Wanita yang Akan Dijual Ternyata Tak Punya Paspor, Ini Kata Imigrasi

Hukrim -
21 Wanita yang Akan Dijual Ternyata Tak Punya Paspor, Ini Kata Imigrasi

Toto Suryanto

BENGKALIS (asatunews) – Setelah melakukan penyidikan, ternyata sekitar 21 wanita yang ditemukan menginap di salah satu wisma kelas Melati di Bengkalis didapati berencana berangkat ke negeri jiran Malaysia, untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Namun, belakangan diduga wanita tersebut akan menjadi korban Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO).

Dari informasi dilapangan, keselurahan wanita tersebut berasal dari Kalimantan Selatan (Kalsel), Lampung, Sukabumi dan mayoritas dari Bandung. Mereka sengaja diinapkan di wisma sambil menunggu diberangkatkan oleh salah satu kurir TKI.

Terkait hal itu, Kepala Kantor Imigrasi Bengkalis Toto Suryanto, Rabu (6/12/2017) kemarin mengutarakan, jika Imigrasi sudah mendapat informasi tersebut, dan memastikan 21 wanita itu belum memiliki paspor.

"Tapi sejauh ini, kita pastikan belum ada yang mengurus Paspor ke Kantor, dan seandainya mengurus itupun tetap harus sesuai dokumen yang bersangkutan, kalau tidak dipastikan akan ditolak mesin atau sistem dari Pusat data, karena data itu masuk melalui jaringan elektronik,'' ungkapnya.

Menurut Toto, dugaan akan terjadi TPPO terhadap 21 orang perempuan tersebut, diperkirakan sudah dalam penanganan pihak Kepolisian. Atas didapatinya 21 wanita asal daerah pulau Jawa dan Kalimantan, pihak Imigrasi Bengkalis menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tetap waspada terhadap pelaku TPPO tersebut.

"Pelaku TPPO ini, biasanya bermodus ingin membantu kepada orang yang sedang kesulitan ekonomi, dengan menawarkan pekerjaan ke Luar Negeri, yang pemberangkatan tanpa biaya sepeserpun. Artinya tinggal terima bersih," terang Toto.

Oleh karena itu, tambahnya, apabila menemukan orang-orang seperti itu, sangat perlu hati-hati dan waspada, agar nanti tidak menjadi korban TPPO, yang memang sering terjadi terhadap orang-orang yang membutuhkan pekerjaan di luar negeri.

Seperti diketahui, sebanyak 21 orang perempuan tersebut,sempat diinapkan pada salah satu wisma yang berada di Jalan Harapan, Kota Bengkalis. Para wanita asal luar Riau itu  menunggu arahan dari pihak yang mengurus untuk bisa diberangkatkan ke Malaysia untuk menjadi TKI.

Sehingga gelagat mencurigakan sempat terendus oleh pihak Kelurahan  Kota Bengkalis. Lurah Kota Bengkalis Rafli Kurniawan mengaku, sebanyak 21 orang perempuan yang didapati nginap di salah satu wisma akan diberangkatkan ke Malaysia dan Singapura. 

“Kami sempat mendatangi ke Wisma tersebut, dan ternyata 21 orang itu semuanya wanita yang umurnya sekitar 30-40 tahun, “ kata Lurah Kota Bengkalis Rafli Kurniawan.

 

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :