Selasa 05 Desember 2017, 11:33 WIB

Tangis Pengguna Sabu di Hadapan Polantas

Hukrim - Toni
Tangis Pengguna Sabu di Hadapan Polantas

Foto : Istimewa/net

KAMPAR (asatunews)- Selasa kemarin, dua personil Satuan Lalulintas Polres Kampar yang tengah melaksanakan strong point (pengaturan lalulintas) di kawasan Bundaran Taman Kota Bangkinang, mengamankan seorang remaja pria diduga sebagai pengguna narkoba jenis shabu.

Remaja yang diamankan petugas Polantas Polres Kampar ini adalah BY (19) warga Dusun Kampung Panjang Kecamatan Kampar.

Peristiwa ini bermula saat  kedua personel Satlantas Aiptu Bastian dan Brigadir Riko tengah melaksanakan pengaturan lalulintas di pertigaan jalan M. Yamin dan Jalan Ahmad Yani tepatnya dekat Taman Kota Bangkinang.

Sekira pukul 07.00 Wib melintas seorang pengendara motor tanpa menggunakan helm, petugas langsung memberhentikannya dan menanyakan SIM serta kelengkapan kendaraannya.

Saat ditanyai oleh petugas, BY bertingkah aneh dan merengek kepada petugas untuk melepaskan kendaraannya dan tak lama kemudian iapun pergi berjalan kaki meninggalkan motornya.

Karena curiga anggota ini kemudian memeriksa box bawah jok motor tersebut dan ditemukan sisa sabu bekas pakai di dalam plastik bening kecil, potongan kaca pirex dan mancis sebagai peralatan penggunaan narkotika jenis sabu.

Kedua personel Satlantas ini dibantu anggota Provos Briptu Rudini langsung mengejar BY ke arah jalan Agus Salim Bangkinang, tidak berapa lama petugas mendapatinya tengah berjalan kaki di daerah tersebut dan langsung mengamankannya.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK, MH melalui Kasat Lantas AKP Galih Apria SIP, SIK didampingi KBO Sat Lantas Ipda Khamry Gufron saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini.

Disampaikan Khamry bahwa pelaku (BY) telah diserahkan ke SatRes Narkoba Polres untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditambahkan Khamry saat diinterogasi petugas dirinya mengakui menggunakan narkotika jenis sabu.

"Tim penyidik SatRes Narkoba Polres Kampar masih melakukan pendalaman dan pengembangan atas temuan ini," pungkas Galih.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :