Selasa, 05 Desember 2017 16:23 WIB

Ditikam Adik Ipar, Gara-gara Rumah

Hukrim -
Ditikam Adik Ipar, Gara-gara Rumah

Tersangka penikaman yang diamankan polisi.

INHIL (asatunews)- Nahas menimpa Bain (35). Warga Desa Baung Rejo, Pelangiran ini harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Korban ditikam oleh adik iparnya berinisial AT (33) warga Desa Baung Rejo Jaya, Kecamatan Pelangiran, Senin (4/12/2017) sekitar pukul 12.30 WIB. Pertikaian bersaudara ini diduga gara-gara rumah milik orang tua mereka.

Saat ini Bain yang mengalami luka tusuk di rusuk sebelah kiri sebanyak 1 liang masih mendapatkan perawatan intensif Sedangkan, pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan ditempat persembunyiannya di Parit Tengkorak,Kelurahan Pelangiran, sekitar pukul 20.00 WIB. 

Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony Putra SIK  melalui Kapolsek Pelangiran, Iptu M Raffi mengatakan, penganiayaan itu bermula dari pelaku mendatangi rumah orang tua mereka yang ditempati korban dan kakaknya Kamelia (34). 

Kedatangannya kali ini bukan untuk bersilaturahmi, melainkan menanyakan kenapa rumah yang dibangun korban tidak selesai-selesai, sehingga sampai saat ini, mereka masih menempati rumah orang tua mereka. 

"Menanggapi hal tersebut, Kamelia menjawab bahwa mereka tidak sanggup menyelesaikan pembangunan rumah tersebut karena keadaan mereka sedang susah. Kamelia lalu mengusulkan agar rumah tersebut disekat saja, tersangka menempati bagian depan, korban dan keluarganya di bagian belakang, " kata Kapolsek.

Namun bukannya menerima, pelaku malah emosi dan memerintahkan Kamelia meninggalkan rumah tersebut. Pelaku kemudian masuk ke dalam kamar dan langsung menendang korban. Tak puas dengan itu, pelaku juga mencabut pisau belati dari pinggangnya dan menikamkan ke arah rusuk korban. 

"Untung saja korban bisa melarikan diri ke luar rumah, dan kemudian dievakuasi ke Puskesmas Pelangiran untuk perawatan lukanya. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Pelangiran," lanjutnya.

Mendapat laporan, polisi pun melacak keberadaan pelaku hingga akhirnya berhasil ditangkap. ''Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif,'' ungkapnya.

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :