Senin 04 Desember 2017, 15:56 WIB

Ratusan Pengemudi Online Antar Pemakaman Ardhie

Hukrim - Anca
Ratusan Pengemudi Online Antar Pemakaman Ardhie

Pengemudi ojek online yang ikut mengantarkan jenazah Ardhie untuk di makamkan.

PEKANBARU (asatunews) - Jenazah pengemudi online Go-Car, Ardhie Nur Aswan (23), yang menjadi korban perampokan disertai pembunuhan penuh haru, hari ini. Korban diketahui dibunuh setelah jasadnya ditemukan di areal kebun sawit milik warga di Telaga Sam-Sam, Kabupaten Siak belum lama ini.

Prosesi pemakamanan Ardhie dikawal ratusan rekan korban sesama sopir online Go-Car dan Go-Jek Pekanbaru yang berkumpul di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau, Jalan Kartini, Pekanbaru. Mereka akan mengiringi jasad korban hingga menuju ke rumah korban di Jalan Delima, Kecamatan Tampan, hingga ke pemakaman.

Seperti yang diutarakan oleh pengemudi angkutan online kepada asatunews.co saat ikut mengantarkan dan mengawal jenazah Ardhie ke rumah duka, "kami akan mengenang almarhum Ardhie, karena perjuangannya saat bertugas menjadi pengemudi angkutan online," ujar Yoga.

Yoga juga meneruskan, selain akan mengenang almarhum Ardhie, kejadian yang menimpa Ardhie agar dijadikan pembelajaran bagi pengemudi angkutan online lainnya.

"Kejadian yang dialami oleh almarhum akan kami jadikan pembelajaran, terutama saat mengambil penumpang dimalam hari," ujarnya kembali.

Ia juga menambahkan, bahwa kedatangan mereka (Go-Car dan Go-Jek) sebagai bentuk keprihatinan sesama anggota grup pengemudi online. Sebagai bentuk solidaritas, kami juga memberikan sumbangan untuk keluarga almarhum.

"Kami ada memberikan sumbangan, ini merupakan bentuk solidaritas dan tanpa paksaan sedikitpun," ungkapnya.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :