Kamis 02 November 2017, 08:10 WIB

Keluarga Dengan Febry Sudah Berdamai

Menyoal Kanit Shabara Tabrak Bocah MTSN 5 Lipat Kain

Riau - Toni
Menyoal Kanit Shabara Tabrak Bocah MTSN 5 Lipat Kain

Korban FA (15l) Siswa MTSN Lipat Kain

KAMPAR (asatunews)- Baru-baru ini warganet dihebohkan soal kasus tabrakan antara bocah MTSN 5 Lipat Kain, Kabupaten Kampar FA (15) dengan Kanit Shabara  Polres Kuantan Singingi (Kuansing) Iptu Febry.

Beredar informasi Febry kabur usai menabrak bocah malang itu. Umur FA berakhir setelah memdapatkan perawatan oleh tim Medis Puskesmas Lipat Kain beberapa jam sesaat setelah kejadian.

Guna menjawab kekeliruan itu, Paur Humas Polres Kampar Iptu Deni Yusra, menjelaskan, bahwa dirinya telah konfirmasi lagi dengan Kanit Laka Polres Kampar Ipda Angga Dewansyah bahwa kejadian itu bukan tabrak lari.

Karena yang bersangkutan sejak awal sudah ada itikad baik ikut membantu menolong korban dan bukan lari dari tempat kejadian perkara (Tkp).

"Petugas Unit Lantas dari Polsek Kampar  Kiri sudah melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan penyelidikan," ungkap Deni, kepada asatunews.co Kamis dini hari tadi.

Bahkan kata Deni lagi, pihak keluarga korban dan pihak Ipda Febri sudah membuat surat perdamaian dan kesepakatan.

" Memang diakui, pihak Febri agak lama menjumpai keluarga korban. Sebab setuasi tidak memungkinkan. Hal itu mengingat keluarga FA masih dalam suasana berkabung," pungkas Deni.

Sebagai mana diberitakan asatunews.co sebelumnya kejadian lakalantas itu bermula pada saat pelaku membawa kendaraan Mobil Nisan Navara dengan no pol BE  810  tanpa seri.

Naas dari berlawanan arah, mobil pelaku menabrak Sepeda Motor Supra BM 6283 XO, yang di kendarai seorang pelajar FA sehingga korban dan rekannya saat itu pun terpental. Sejam setelah itu korban meninggal. Kemudian rekan korban mengalami luka ringan.

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :