Rabu 01 November 2017, 10:06 WIB

Supir Truk Ini Tewas Didalam Mobil

Riau -
Supir Truk Ini Tewas Didalam Mobil

Polisi melakukan olah TKP terhadap supir truk yang ditemukan tewas di dalam mobilnya di Pangkalan Kerinci, Selasa (31/10/2017)

PANGKALAN KERINCI (asatunews) - Seorang sopir truk ditemukan tewas di dalam mobilnya sendiri, Selasa (31/10/2017) sore, saat parkir di halaman SPBU Buya Karim Jalan Lintas Timur (Jalintim) Pangkalan Kerinci.

Dia ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB.
Korban bernama Lamjaya (40) tercatat sebagai warga Jalan Raya Menteng No. 397 Binjai Provinsi Sumatera Utara.

Ia pertama kali ditemukan oleh temannya Misnar (56) yang merupakan sopir II dari koban.

Penemuan jenazah korban berawal ketika truk ekspedisi yang dibawa korban bersama saksi dari Jakarta menuju Kota Medan, Sumatera Utara.

Saat itu Misnar sebagai sopir dua mengambilalih kemudi, sedangkan korban Lamjaya yang merupakan supir satu sedang duduk istirahat di sebelah kiri saksi.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara di Jalintim Pangkalan Kerinci Lintas di halaman SPBU Buya Karim, korban meminta istirahat dan memarkirkan mobil truck tersebut di halaman SPBU.

"Selanjutnya saksi turun dari mobil dan minum kopi di kantin SPBU. Sedangkan Korban tidak turun dan memilih menunggu di dalam mobil sambil istirahat," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, Rabu (30/10/2017).

Setelah 30 menit berselang, Misnar berniat memanggil korban ke dalam truk.

Namun ia terkejut melihat korban dalam keadaan terlentang dan diduga tidak bernyawa lagi.

Misnar memanggil warga sekitar untuk memastikan kondisi korban.

Saat dicek ternyata korban sudah meregang nyawa.

Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Pangkalan Kerinci.

Saat polisi melakukan olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik atau benda tumpul pada tubuh korban.

Selain itu ditemukan obat-obatan di dalam mobil truck.
Polisi masih mendalami kepastian penyebab kematian korban.

"Menurut keterangan saksi, saat di perjalanan korban sering mengalami sesak nafas. Mungkin obat itu untuk mengurangi sesak nafasnya," beber Kapolres Kaswandi

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :