Rabu, 11 Oktober 2017 09:43 WIB

Jemuran Maut 

Kesetrum, IRT Tewas Suami Kritis

Riau - Toni
Kesetrum, IRT Tewas Suami Kritis

Kepolisian saat meminta kesaksian di lokasi kejadian

DUMAI (asatunews)- Kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua, untuk tidak main-main dengan listrik tegangan tinggi.

Selasa pagi kemarin, Afrijeni (40) warga Jalan Tenaga Gang AA RT. 05 Kelurahan Dumai Kota Kecamatan Dumai Kota - Kota Dumai tewas kesetrum saat menjemur kain.

Begini ceritanya informasi yang diperoleh asatunews.co, pagi itu Jeni sapaan akrab korban tengah menjemur kain dibelakang rumah. Bahan tali jemuran selain tali plastik juga kawat besi. Tidak sadar, kawat itu dialiri listrik bertegangan tinggi.

Saat itu Jeni memegang kawat jemuran itu. Spontan Jeni terpental dihadapan anaknya Tasya (10). Melihat Jeni tidak bergerak dengan kondisi kawat jemuran menempel dibadanya, Tasya langsung berlari memanggil ayahnya Syafrizal (39) saat itu sedang tidur.

Kemudian, Syafrizal berlari kebelakang rumah dan menemui istri (Jeni) sudah tergeletak. Untuk memastikan apa sebenarnya terjadi, Syafrizal juga menyentuh tali jemuran, niat hati mau melapaskan kawat jemuran itu dari badan Jeni. Rupanya, kawat jemuran itu masih dialiri listrik.

Saat itu, Syafrizal juga terpental dan badanya berasap. Melihat kedua orang tuanya sudah terkapar, Tasya kembali berlari keluar rumah minta tolong.

Teriakan Tasya didengar oleh tetangganya Yusnizar (50) dan Yansen (50). Kedua saksi berlari memberikan pertolongan. Mengetahui korbam kesetrum, Yansen mematikan aliran listrik kerumah korban.

Warga pun berdatangan ramai. Rupanya, Jeni telah meninggal dunia ditempat kejadian. Sementara Syafrizal dengan kondisi pingsan dan lemas digotong warga ke RSUD Dumai.

"Saat ini Syafrizal masih mendapatkan perawatan di RSUD Dumai. Sementara, Jeni sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,"  ungkap Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Rabu pagi tadi.

Satu pelajaran, bagi Anda jangan lah menggunakan bahan jemuran dari kawat besi yang suatu ketika kita tidak tau bisa jadi begini. 

Terkait

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :