, 15 September 2017 05:59 WIB

Seniman Indonesia Bakal Ikuti Beijing International Art Biennale

Budaya -
Seniman Indonesia Bakal Ikuti Beijing International Art Biennale

Yogyakarta (Asatunews) - Delapan seniman rupa asal Yogyakarta akan berangkat ke Beijing, China, untuk mengikuti 7th Beijing International Art Biennale (BIAB) 2017. Camelia Hasibuan, Erizal, Gatot Indrajati, Ivan Sagita, Januri, Nasirun, Sigit Santosa, dan Ugy Sugiarto akan bertolak ke Beijing pada 24 September 2017 nanti. "Ini pertama kalinya Indonesia mendapat tempat khusus special exhibition di perhelatan dua tahunan ini, sebab biasanya, perupa Indonesia datang perorangan," ujar Kuss Indarto, kurator, dalam jumpa pers di Yogyakarta, Rabu, 13 September 2017. Selain Indonesia, tempat special exhibition juga diperuntukkan bagi seniman dari Georgia, Yunani, dan Mongolia. Ia menyebutkan delapan seniman asal Yogyakarta itu juga berangkat bersama dengan sembilan seniman dari daerah lain di Indonesia, antara lain, Nyoman Nuarta, Joni Ramlan, Johan Abe, dan Made Wianta. Secara keseluruhan, ada 300 seniman peserta BIAB 2017 yang berasal dari 103 negara di lima benua. Kuss menjelaskan, Indonesia memberi tema kuratorial pameran "Crossing Curent" (Arus Persimpangan). Tema itu diturunkan dari tema kuratorial BIAN 2017, yakni "Silk Road and World's Civilization (Jalan Sutera dan Peradaban Dunia). Ia menuturkan, menunjukkan kenyataan bahwa wilayah Nusantara sudah berabad-abad lalu menjadi medan penting bagi perlintasan berbagai kebudayaan yang ada di dunia. "Jalan Sutera lewat jalur laut yang pernah dilakukan oleh China ratusan tahun lalu telah memberi sumbangan kekayaan budaya di banyak kawasan Nusantara," ucap Kuss. Ivan Sagita, salah satu seniman dari Jogja yang akan mewakili Indonesia, menampilkan sebuah lukisan sejumlah orang yang sedang berkumpul. Dia memaknai Jalan Sutera sebagai peristiwa personal dalam kehidupan sehari-hari.

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :