, 03 Agustus 2017 16:23 WIB

Ini Tanggapan Sekdaprov Soal ASN Terlibat HTI

Riau -
Ini Tanggapan Sekdaprov Soal ASN Terlibat HTI

PEKANBARU (asatunews) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang terlibat Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan verifikasi dan konsultasi. "Kesbangpol harus melakukan verifikasi data itu, setelah itu kita tugaskan kesbangpol berkonsultasi degan pihak yang berkompeten. Bagaimana pola pembinaan terhadap ASN," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Hijazi. Menurutnya, konsultasi sangat diperlukan, karena opsi-opsi tindakan yang akan diberikan kepada ASN bersangkutan harus dipelajari terlebih dahulu. Jika memang secara aspek peraturan, kata Hijazi sudah berlaku dan ditegaskan paling tidak dia menjadi pilihan bagi yang bersangkutan. "Karena dia (ASN, Red) punya hak-hak pribadi yang juga harus dihormati," ungkap Hijazi. Begitupun untuk masyarakat sama halnya dengan ASN. Namun demikian, pemerintah akan melihat dan mencermati persoalan ini karena saat ini masih menjadi polemik. "Ini kan jadi polemik yang berkelanjutan. Jadi dari kita sifatnya mungkin menghormati saja dulu," tambahnya. Sebagai informasi, sebelumnya Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau, Chairul Rizki mengatakan ada ratusan ASN Kesbangpol menjadi simpatisan HTI dan belasan lainnya masuk dalam struktur kepengurusan organisasi yang dilarang oleh Pemerintah Pusat itu. Sebagaimana diketahui, beberapa waktu sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) minta ASN yang terlibat HTI untuk mengundurkan diri jika masih tetap berada di lingkup HTI. Laporan : Juli Editor: Efri

KOMENTAR

Komentar Via Facebook :